Susun waktu kerja yang diharapkan berdasarkan minggu kerja biasa, kalender tempat kerja, pengecualian berdasarkan tanggal, dan shift yang direncanakan.
Sebelum memulai
- Buat karyawan dan tempat kerja.
- Sepakati jadwal berulang dan hari libur yang sudah diketahui.

Mulai dari jadwal biasa
Tentukan rentang jam kerja reguler dan jeda yang diharapkan untuk setiap karyawan. Jadwal ini menjadi dasar berulang untuk menghitung waktu kerja yang diharapkan.
Terapkan perubahan berdasarkan tanggal
Gunakan pengecualian untuk hari khusus dan kalender tempat kerja untuk hari libur atau periode kerja yang tidak biasa. Aturan berdasarkan tanggal menggantikan dasar jadwal biasa tanpa mengubahnya.
Pisahkan rencana dari kenyataan
Shift yang direncanakan menjelaskan pekerjaan yang diharapkan. Data ini tetap terpisah dari pencatatan jam masuk dan pulang aktual serta catatan hasil perhitungan, sehingga rencana tidak pernah menjadi bukti bahwa pekerjaan benar-benar dilakukan.
Langkah demi langkah
- Buka Jadwal dan shift.
- Tentukan rentang mingguan biasa dan jeda yang diharapkan.
- Tinjau kalender kerja tempat kerja.
- Tambahkan pengecualian berdasarkan tanggal untuk perubahan individual.
- Gunakan shift yang direncanakan jika diperlukan rencana khusus untuk tanggal tertentu.
Pemeriksaan akhir
- Rentang waktu tidak saling tumpang tindih.
- Hari libur dan pengecualian menggunakan tanggal yang benar.
- Waktu yang direncanakan tidak dianggap sebagai waktu kerja.
Tips: Gunakan lapisan yang paling spesifik untuk pengecualian, dan pertahankan jadwal berulang agar tetap stabil.